Judul :
"Pengaruh Parenting Education terhadap persepsi orang tua mengenai Pendidikan Seks bagi Anak Usia Dini di desa Kotabaru Selatan Kecamatan Martapura"
Pendekatan : kuantitatif
Jenis : Ex Post Facto (tadinya pre experimental tapi ganti di detik terakhir. Penjelasannya bisa dilihat di https://media.neliti.com/media/publications/317618-konsep-penelitian-ex-post-facto-90a07358.pdf )
Uji yang digunakan : validitas, reliabilitas, linieritas, paired sample T test, correlation product moment, regresi linier sederhana ( tadinya ga pake linieritas, correlation sama regresi. Tapi karna ganti jenis penelitian jadi harus ditambah 🙂) ( penjelasannya dapat dilihat di buku metodelogi penelitian kuantitatif, atau di https://geospasialis.com/uji-statistik/)
Objek penelitian : orang tua anak usia dini (alasannya sudah pernah di post di blog menulis-judul-proposal )
Vesi cetak : tersedia di Perpustakaan Pusat UIN Raden Intan Lampung dan Perpustakaan Fakultas Tarbiyah UIN Raden Intan Lampung
Versi Pdf : http://repository.radenintan.ac.id/19531
Ada banyak sekali jenis jenis penelitian. Khususnya dalam bidang pendidikan dan keguruan yaitu kuantitatif, kualitatif, research and development, penelitian tindakan kelas, library research. 5 jenis penelitian ini adalah yang paling umum di jurusanku. berikut Link repository nya (siapa tau bisa buat belajar) :
Kuantitatif : https://eprints.uny.ac.id/64546/
Kualitatif : http://lib.unnes.ac.id/33708/
RnD : http://repository.radenintan.ac.id/6114/
PTK : http://digilib.unimed.ac.id/44735/
Studi pustaka : http://repository.upi.edu/68791/
Btw, itu semua contoh jenis jenis penelitian dari prodi PGPAUD/PGRA/PIAUD. untuk selain daripada jurusan itu bisa di telusuri di repository manapun dengan menulis nama jurusan masing maisng
Tidak ada yang terbaik, termudah, dan teraman. Jenis apapun bisa jadi terbaik buat diri kamu asalkan kamu faham. Kalo ada hal hal yang sepertinya tidak bisa difahami di salah satu jenis, sebaiknya jangan diterjang. Takutnya nanti lama mempelajarinya
Alhamdulillah sejak awal banget ngajuin judul ga pernah ganti judul 🙏 (hampir 90% temen temenku ganti judul ditangan dosen pembimbing masing masing karna berbagai hal baik sebelum seminar proposal, pas seminar proposal, atau malah setelah seminar proposal). Umumnya, metode kuantitatif ditolak dijurusan kami karna sudah terlalu pasaran. Untuk itu aku bener bener effort gimana caranya supaya judulku kuantitatif tapi keterima. Tips, carilah referensi judul sejauh jauhnya. Jangan patah semangat dulu kalau disuruh ganti judul di awal. Gapapa, ikutin aja mau pembimbing kamu. Karna itu akan jauh lebih baik daripada kena marah dan rombak banyak hal setelah munaqosyah. (Contohnya aku 🙂 #curhat)
Most important tips✨Apapun itu yang membuatmu kesal atau bingung terhadap dosen, tetap jaga tata krama. Jaga sopan santun. Jangan sampe omonganmu yang cuma beberapa baris membuat kamu harus memperpanjang UKT sampe semester sekian 🙏 sebenar apapun dirimu, tetaplah merendah. Merendah dan minta maaf bukan berarti dirimu benar benar rendah. Inget kata mbah Hasyim Asy'ari ! Adab lebih utama daripada ilmu. Seburuk apapun skripsimu, persentasimu, public speaking mu, kalo kamu sopan santun dan beradab insyaAllah masih dipertimbangkan untuk lulus ✨

Komentar
Posting Komentar