Langsung ke konten utama

Seminar Proposal 📑

 ~31 Desember 2021 


Happy sempro for my self ! 💌



والحمد لله... سيوكوريلة وانيكماتيلة


Segala puji bagi Allah yang telah melancarkan segala langkah dan jalanku ❣


Setelah sekian banyak drama, sekian kali aku survive, akhirnya aku sampai ke titik dimana aku bisa seminar proposal. Bener bener ga nyangka bisa seminar proposal di akhir 2021 ini. (Bener bener literally akhir tahun) 


Tadinya udah hope less.. udah ikhlas dan ga papa juga kalo andaikata jadinya januari, tapi Allah ternyata mengabulkan keinginanku di detik detik terakhir. (The Power Of Ikhlas 💪 ) 


Terima kasih yang paling dalam buat dosen pengurus pendaftaran seminar proposal prodi PIAUD, bunda Neni Mulya,  M.Pd   yang tetap memproses seminar proposalku walaupun pada awalnya hanya aku sendiri yang seminar proposal minggu ini ❣ 


Terimakasih juga atas segala bentuk do'a baik dan dukungan penuh seluruh keluarga dirumah. Karna seminar proposal kali ini disponsori oleh rooftop lt. 3 belakang rumah + sinyal yang Alhamdulillah lancar jaya + cuaca mendung gerimis tipis tipis beberapa jam sebelum pergantian tahun.


Terima kasih atas segala arahan dan bimbingan dari kedua pembimbingku. Terima kasih untuk menjadi sebaik baiknya pembimbing saat anak bimbingannya seminar proposal. Semoga beliau berdua sehat selalu 🤲


And, special thanks.. for my self ❣

Thank you for always survive until now

Thank you for always having full spirit for your self

Terima kasih untuk terus berdamai dengan segala

apapun yang terjadi ditengah perjalanan kamu ❣

You di a great job adel ! So proud of you ❣


Bismillah.. InsyaAllah dilancarkan lagi kedepannya 🤝 semoga penelitiannya segera beres, segera proses bimbingan bab 4,5, dan abstrak, kemudian segera munaqosyah 🤲 semoga prosesnya tidak lama ya Allah 🤲 semoga masing masing 2x bimbingan aja ACC Ya Allah 🤲 #Request

 bismillah segera otw S.Pd. aaamiiiinnn 🤲🤲🤲🤲

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kesabaran 🌾

  "Mba.. gimana bimbingannya tadi ? Udah ACC belum ?" Ujarku sore itu pada mba mba yg baru pulang ke kost setelah seharian habis bimbingan ke dosen pembimbing 2 nya. "Belum del, miss nya ga dateng tadi. Mungkin beliau lagi sibuk. Denger denger beliau mau ambil S3 di Australia" ujarnya pasrah.  "Astagfirullahalazim .. mba dari pagi loh dikampus. Kan udah janjian dari kemaren, bisa bisanya ga dateng 😾" ujarku kesal. I mean , masa iya ga bisa luangin waktu satu atau dua jam aja buat setidaknya menghargai janji pada mahasiswa yang udah nunggu lama. Bukan aku yg mengalami hal ini, tapi aku kesal na'uzubillah. Sekian kalinya dosen pembimbing mba ini ga menepati janjinya buat bimbingan di ruang dosen. Padahal udah berhari hari lalu janjian dan persiapan buat bimbingan hari itu. Ketika pada akhirnya bisa ketemu dan bimbingan, betapa banyak coretan "cinta" yang menyayat hati dan terpaksa harus melalui banyak sekali rombakan isi proposalnya. Kadan...

Cita-cita masa kecil

 "Kamu nanti kalau sudah besar cita citanya mau jadi apa ?" Tanya seorang guru kepada salah satu muridnya di kelas "Saya mau jadi orang sukses bu, biar bisa memberangkatkan kedua orang tua saya ke Mekkah" ujar seorang murid kelas 4 SD itu kepada gurunya. Jawaban anak ini notabennya berbeda dengan jawaban teman teman satu kelasnya. Belasan anak lainnya menjawab dengan menyebut salah satu profesi yang umumnya kita tau sebagai profesi yang sukses dan terhormat. Namun tidak dengan anak ini. Seolah, ia mau jadi apa saja di dunia ini asalkan ia bisa memberangkatkan kedua orang tuanya ke Mekkah.   Pada masa itu, hal itu masih terdengar biasa saja bagiku dan seisi kelas. Lain hal nya dengan saat ini. Mengingat kembali apa yang diucapkan oleh gadis kecil itu sebagai cita cita masa depannya rasanya begitu menyentuh hati. Apa yang ada di pikiran anak usia 10 tahun ini ? Dari mana ia mendapatkan inspirasi untuk bercita- cita seperti itu ? Tak terbayang rasanya. Anak di usia seg...

A chance

 " Haii.. apa kabar kalian ? Udah lama banget kita gak ketemu " Ucap segerombolan anak Sekolah Menengah Atas kepada gerombolan lainnya yang mereka kenal baik sebagai teman satu alumni SMP   Tiba tiba sore yg agak mendung itu menjadi ajang reuni dadakan bagi beberapa anak beda SMA yang dulunya satu SMP  itu di depan rumah salah satu guru mereka. Namun tidak bagi yang bukan satu alumni dengan kami. Mereka hanya memperhatikan euforia reuni yang terjadi secara spontan dan sangat sebentar. Tak hanya itu, pertemuan singkat dan mendadak itu rupanya menjadi ajang "pilah pilih" dan "lihat lihat" juga . Mana tau ada yang cukup menarik hati dari sekolah seberang. Setelah beberapa waktu berlalu, salah satu teman laki laki yg kemarin juga berada ditengah reuni super singkat itu membuka pembicaraan denganku melalui BBM. " hai adel, temenku ada yang mau kenalan sama kamu. Kemaren dia ngeliat kamu waktu ketemu di depan rumah bu yeni. Boleh gak aku kasih pin bbm kamu ...