Feminism in islam
#30HariBercerita #19
Aku pribadi setuju dengan konsep feminisme. Dimana wanita dan pria memiliki hak yang sama, posisi yang sama, kesempatan yang sama dalam karir, pendidikan yang sama. Namun bukan berarti wanita bisa menggeser posisi pria sepenuhnya. Bukan gitu.
Dalam islam sudah jelas di atur bahwa pemimpin rumah tangga, imam sholat, muazin, bahkan penerima warisan dengan persentase terbanyak berdasarkan hukum islam ialah laki laki. Perempuan, sehebat apapun ia. Tidak akan bisa menggeser posisi tersebut. Dan wanita yang cerdas harus memahami hal itu.
Definisi wanita cerdas itu sendiri yaitu wanita yang baik tutur kata nya, tidak merasa puas dengan ilmu yang dimilikinya (selalu ingin belajar hal hal baru), tidak pernah merasa lebih rendah dibanding laki laki namun tidak pula melupakan kodrat sebagai perempuan, selalu menyaring dan menelaah informasi yang di terima sebelum mengkonsumsi dan menyebarkannya, tidak pernah merasa lebih pintar dan merendahkan orang lain siapapun itu, senantiasa menjadikan kritik orang lain sebagai tolak ukur untuk memperbaiki diri lebih baik.
no matter how hight your education, if you cant to control yourself for not doing something stupid, you are not a clever women .
Dan menyetarakan diri tanpa memperhatikan batasan yang sudah ditetapkan oleh agama, adalah tindakan yang sama sekali tidak cerdas.
So, let's being smart ladies !
We are a greats women without forget our qodrat
👩🎤👩🎨👩✈️👩🚀👩🚒👮♀️🕵️♀️💂♀️👷♀️🧞♀️👸👰🤰🤱🧕🧜♀️
🍄Martapura, 19 januari 2021

Komentar
Posting Komentar