#30 hari bercerita #15
Sebagai manusia, kita diajarkan untuk baik ke semua makhluk hidup di muka bumi ini. Terlepas apapun agamamu. Tak terkecuali hewan
Terkadang aku heran, kok bisa ada manusia yang menyakiti/menyiksa/berlaku kasar pada hewan yang bassicly ga ada salah ke dia. Hanya karena manusia ini ga suka hewan itu. Hanya karena hewan ini ganggu dia di suatu tempat (karena lapar/haus/butuh bantuan). Atau bahkan dengan konyolnya kadang berlindung di balik kata "hewan (tertentu) itu najis, haram" (contohnya babi, anjing, hewan yang liurnya, kotorannya, dan darahnya tergolong najis berat dalam islam)
Padahal ya, islam ga pernah mengajarkan kasar ke hewan sekalipun tergolong najis. (Kecuali membahayakan nyawa , berbisa, atau bertaring ) itu pun islam mengajarkan untuk bunuh langsung tanpa di siksa hidup hidup jika memang mengancam. Parahnya lagi kalo hewan itu bukan tergolong najis/berbisa/berbahaya tapi di siksa (kasihan bangettπ)
ya Allah...
Tolong ya.. manusia manusia yang mungkin ga punya empati terhadap hewan, kalau ga suka ga perlu kasar. Kalo ga mau ngasih makan, ga perlu nendang. Kalo memang najis, ga perlu jahat. Jauhin aja, beres. Mereka kadang dateng di tempat umum atau di sekitar kita cuma mau cari makan. Mungkin mereka punya anak yang harus dikasih makan. Mereka hewan, ga tau bedanya manusia yang akan jahat atau baik ke mereka. Ga tau bedanya manusia yang akan kasih dia makan atau enggak. Kita yang manusia, kita yang mikir.
Jangan jadi binatang hanya karena kebencian kita pada perilaku binatang
Safe animal πππ©ππ
πππππ
πmartapura, 15 januari 2021
Komentar
Posting Komentar