Langsung ke konten utama

#13 Menulis Judul Proposal ✍️



#30HariBercerita #13

*old pic from my old handphone 

Beberapa waktu belakangan ini aku menulis beberapa judul proposal untuk diajukan ke prodi. Dan aku memutuskan mengajukan 5 judul untuk memaksimalkan kesempatan untuk di ACC. #SemogaDiACC 🤲

Seperti biasa, sejak dulu aku tipikal orang yang ga suka mengikuti trend. Ga suka juga mengikuti sesuatu yang sudah mainstrem orang lakukan. Lebih suka mengikuti hal hal yang unik , beda, antimainstrem walaupun mungkin hal itu tidak booming. 

Hal ini pun yang aku lakukan pada judul proposalku. Aku mencari referensi sejauh mungkin, sebanyak mungkin, se unik mungkin namun tetap memastikan bahwa aku menyanggupi untuk mengerjakannya. Dulu sempet pernah denger suatu podcast di youtube bahwa sebisa mungkin skripsi yang kita buat topiknya berangkat dari keresahan diri terhadap sesuatu hal. So, aku memperbanyak referensi sesuai dengan topik yang aku resahkan ini. 

Kemudian mengenai objek penelitiannya walaupun jurusanku adalah pendidikan anak usia dini, bukan berarti objek penelitian yang bisa di ambil oleh mahasiswa pada jurusan ini harus anak. Semua sumber daya manusia yang terkait dengan bidang ini bisa menjadi objek penelitian. Guru, orang tua, pengasuh, pimpinan paud, bahkan masyarakat. Jadi, di antara 5 judul yang aku ajukan, hanya 1 yang objek penelitiannya anak. Sisanya, orang tua dan guru. Kenapa ? 
Karena, di masa pademi (yang masih belum tau berakhirnya kapan )seperti ini orang tua/guru akan jauh lebih relevan untuk di teliti dari pada anak (bisa lewat platform online yang sudah ada). Karena orang tua/guru akan lebih bisa dikondisikan dari jarak jauh (menggunakan zoom/meet, google form, dll) dari pada anak usia dini. Dan menurut saya pribadi, untuk meneliti anak usia dini itu harus bertatap muka langsung agar lebih efektif pengamatannya. 

Sebenarnya mengenai hal hal semacam ini, tergantung dari karakter orang, kondisi lingkungan masing masing. Mungkin ada yang tetap bisa meneliti anak dengan mudah karena di daerahnya kasus COVID 19 masih rendah dan sekolah masih biasa. Atau mungkin punya paud yang didirikan keluarganya jadi lebih bisa di kontrol. Atau memang mau ambil resiko buat benar benar meneliti ke paud terlepas dari apapun situasi saat ini. Alasanku memilih objek serta topik yang aku ajukan lebih ke arah menyesuaikan dengan situasi serta kondisi sekitar aku (jangankan penelitian ke paud, microtheacing qja mumet ga ada murid)

Semoga diantara 5 judulku ada yang di ACC ya Allah  🤲🤲 dan semoga aku dapet pembimbing 2 yang fleksibel, bisa di ajak diskusi dengan baik, mengarahkan dengan sabar, dan oke ya Allah🤲🤲


🍄martapura, 13 januari 2021

Note : update

~03 April 2021
InsyaAllah aku akan update proses penulisan skripsi aku next time ⏰ Alhamdulillah salah satu judulku diterima oleh pihak jurusan 😊 semoga dilancarkan selalu 🤲 Aamiinn .. 

~29 Agustus 2021
Alhamdulillah, setelah sekian lama nunggu pengumuman pembagian pembimbing skripsi akhirnya diumumkan. Untuk PA 1 beliau juga pembimbing KRS ku, aku sudah cukup kenal. Tapi untuk PA2, aku belum pernah dapet matakuliah yang diampu beliau. Semoga beliau beliau ini pilihan Allah yang terbaik untuk membimbingku dalam pengerjaan skripsi ini 🤲 semoga beliau berdua sabar serta ikhlas membimbingku 🤲 dan semoga bisa segera proses bimbingan, segera seminar proposal 🤲 Aaamiin ya Allah ... 


~30 september 2021
pertama kali bimbingan bab 1 ke pembimbing 2 kuu.. alhamduillah banyak sekali  coretan dan koreksi yang insyaAllah membangun proposal aku jadi lebihi baik lagi. sempat mengalami galau dengan metode penelitian dan indikator untuk angket saya nantinya, karna, objek penelitianku bukan anak. tapi ternyata pembiming 2 ku ga mempermasalhkan . tinggal akunya yang harus banget nyari grand teori yang kuat buat judul aku. semoga ketemu ya Allahhh .. semoga lancarr

~23 November 2021
Alhamdulillah .. setelah beberapa kali bimbingan, revisi, dan segala macem struggle yang aku lewati akhirnya dapet tanda tangan ACC dari pembimbing 2 kuu  ❣ alhamdulillah wasyukurillah,, semoga pembimbing 1 prosesnya jauh lebih cepat dari yang kemarin 🤲 semoga akhir tahun ini bisa ngejer seminar proposal,, Aamiinn Allahumma Aamiinn 

~22 Desember 2021
Alhamdulillah.. segala puji bagi Allah swt. Yang telah melancarkan jalanku salah satunya dalam hal skripsi ini. Alhamdulillah pembimbing 1 ku memberikan ACC kepada proposalku setelah beberapa kali bimbingan via online. Walaupun masih sangat banyak kekurangan serta kesalahan didalamnya. Namun InsyaAllah aku akan segera memperbaikinya ❣ terima kasih banyak bunda bunda ku ❣ OTW Seminar Proposal 🎢
...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kesabaran 🌾

  "Mba.. gimana bimbingannya tadi ? Udah ACC belum ?" Ujarku sore itu pada mba mba yg baru pulang ke kost setelah seharian habis bimbingan ke dosen pembimbing 2 nya. "Belum del, miss nya ga dateng tadi. Mungkin beliau lagi sibuk. Denger denger beliau mau ambil S3 di Australia" ujarnya pasrah.  "Astagfirullahalazim .. mba dari pagi loh dikampus. Kan udah janjian dari kemaren, bisa bisanya ga dateng 😾" ujarku kesal. I mean , masa iya ga bisa luangin waktu satu atau dua jam aja buat setidaknya menghargai janji pada mahasiswa yang udah nunggu lama. Bukan aku yg mengalami hal ini, tapi aku kesal na'uzubillah. Sekian kalinya dosen pembimbing mba ini ga menepati janjinya buat bimbingan di ruang dosen. Padahal udah berhari hari lalu janjian dan persiapan buat bimbingan hari itu. Ketika pada akhirnya bisa ketemu dan bimbingan, betapa banyak coretan "cinta" yang menyayat hati dan terpaksa harus melalui banyak sekali rombakan isi proposalnya. Kadan...

Cita-cita masa kecil

 "Kamu nanti kalau sudah besar cita citanya mau jadi apa ?" Tanya seorang guru kepada salah satu muridnya di kelas "Saya mau jadi orang sukses bu, biar bisa memberangkatkan kedua orang tua saya ke Mekkah" ujar seorang murid kelas 4 SD itu kepada gurunya. Jawaban anak ini notabennya berbeda dengan jawaban teman teman satu kelasnya. Belasan anak lainnya menjawab dengan menyebut salah satu profesi yang umumnya kita tau sebagai profesi yang sukses dan terhormat. Namun tidak dengan anak ini. Seolah, ia mau jadi apa saja di dunia ini asalkan ia bisa memberangkatkan kedua orang tuanya ke Mekkah.   Pada masa itu, hal itu masih terdengar biasa saja bagiku dan seisi kelas. Lain hal nya dengan saat ini. Mengingat kembali apa yang diucapkan oleh gadis kecil itu sebagai cita cita masa depannya rasanya begitu menyentuh hati. Apa yang ada di pikiran anak usia 10 tahun ini ? Dari mana ia mendapatkan inspirasi untuk bercita- cita seperti itu ? Tak terbayang rasanya. Anak di usia seg...

A chance

 " Haii.. apa kabar kalian ? Udah lama banget kita gak ketemu " Ucap segerombolan anak Sekolah Menengah Atas kepada gerombolan lainnya yang mereka kenal baik sebagai teman satu alumni SMP   Tiba tiba sore yg agak mendung itu menjadi ajang reuni dadakan bagi beberapa anak beda SMA yang dulunya satu SMP  itu di depan rumah salah satu guru mereka. Namun tidak bagi yang bukan satu alumni dengan kami. Mereka hanya memperhatikan euforia reuni yang terjadi secara spontan dan sangat sebentar. Tak hanya itu, pertemuan singkat dan mendadak itu rupanya menjadi ajang "pilah pilih" dan "lihat lihat" juga . Mana tau ada yang cukup menarik hati dari sekolah seberang. Setelah beberapa waktu berlalu, salah satu teman laki laki yg kemarin juga berada ditengah reuni super singkat itu membuka pembicaraan denganku melalui BBM. " hai adel, temenku ada yang mau kenalan sama kamu. Kemaren dia ngeliat kamu waktu ketemu di depan rumah bu yeni. Boleh gak aku kasih pin bbm kamu ...