#30HariBercerita #17
aku baru saja membaca satu webtoon yang berjudul "the secret of angel", baru sampe epsiode 12 dan sejauh yang aku liat, dalam cerita ini high light nya yaitu orang yang secara fisik cantik di sekolah, maka semua orang akan menyanjungnya, memujinya, mau berteman dengannya, bisa punya pacar dan semua orang bangga padanya. And that's all so relate to this world. Terlebih lagi dunia anak anak remaja usia 12-20 th. Bahkan ada banget orang yg lebih dewasa dari itu masih memiliki stigma yang sama, bahwa seseorang dihargai oleh kecantikannya.
Dulu, waktu aku SMP pun aku sempat ada dalam stigma itu. Bahwa terlihat cantik itu penting. Ditambah lagi dulu (menurut orang orang) aku termasuk salah satu dari deretan cewek cantik di satu angkatan. And I'm so happy and proud of my self bc of that's statement. Setiap hari aku berusaha menampilkan penampilan cantik dan selalu jaga image biar predikat "cantik" itu tidak hilang(Latar waktunya pas aku kelas 7 SMP). Prestasi besar seorang cewek cantik ialah seberapa banyak cowok yang deketin dia dan pacaran sama dia. Semakin banyak cowok yang deketin dan pacaran sama dia, berarti bisa dibilang dia cantik. Semakin ganteng, keren, famous, cowok yg deketin mereka, semakin besar lagi pencapaian para cewek cantik ini. (Untuk itu aku pun jatuh cinta pada seorang kakak kelas yang keren, cool, oke, dan terpaku padanya bertahun tahun)
Tapi, lama kelamaan aku berfikir. Sampai kapan aku ingin mempertahankan image "cantik" ini. Yang basicly bukan aku banget, yang harus mengurai rambut terus (karena kata orang orang rambutku bagus), yang harus membawa cermin+bedak kemana mana (biar bisa touch up kapanpun), yang harus menjaga cara berjalan (biar selalu terlihan anggun), yang harus makan makanan yang simpel dan ringan (biar ga berantakan), and manythings more.
Sampe aku lupa bahwa kenyamanan diriku adalah yang utama. Dan jadi diri sendiri adalah hal yang paling basic dalam self love. Dan lagi, apakah aku mau selamanya orang orang mengingat aku sebagai adel yang cantik (doang) dan bukan mengingat prestasi akademik, kontribusi dalam masyarakat, pendidikan, pencapaian, bahkan akhlak. Sedangkan seperti yang kita tau bahwa kecantikan itu hal yang tidak selamanya. Semakin lama semakin tua dan, udah pasti kecantikan akan luntur.
Begitu naik ke kelas 8 SMP, aku mulai bodo amat sama yang namanya "jaga image cantik". Dan mulai membuat diri aku sendiri nyaman, happy, doing anything what I love, dan semakin meningkatkan prestasi akademik .
So, Jadi diri sendiri aja cukup. Sangat cukup bahkan. Soal apakah ada laki laki yang bisa menerima kamu dengan penampilan yang seadanya ini, jangan khawatir. Ada, pasti ada, ada banget laki laki yang akan menerima perempuan yang percaya diri, apa adanya , dan tidak berpura pura dengan "menjaga image" selalu.
πMartapura, 17 januari 2021
Komentar
Posting Komentar