Langsung ke konten utama

Menghadiri acara maulid nabi Muhammad SAW. di sekitaran rumahh ❤


Setelah bertahun tahun selalu mengikuti acara maulid di kampus.. tahun ini karena banyak halangan untuk berkuliah seperti biasa, jadilah acara maulid kampus pun tidak bisa dilaksanakan sebagaimana biasanya ❤ tapi insyaAllah acara maulid di kampung ini pun ga kalah mantull 🤗 

Dikarenakan rumahku berada diantara 2 kampung yg berbeda, dan kedua duanya mengadakan maulid di hari yang sama namun beda waktu,, jadilah kami di undang sebagai warga di kedua duanya 💚🤗 happy ..

Acara pertama jam 8.30 di masjid depan. Sama seperti sebelum sebelumnya, di awal acara ada tim rebana dari ibu ibu pengajian, rebana yang memang standar dikenal ibu ibu kampung ini. Tetep bagus walaupun ga sama dengan hadroh yang aku kenal di kampus.  terus tausiyah mauidhotul hasanah dari pak kiyai ketua PC NU kab. OKU . Mengenai sabar dan syukur yang musti di tekankan lagi selama ujian pandemi ini 💚 agar tak luntur iman dan taqwa kita dalam menjalaninya ... MasyaAllah ✨ sangat dalem penyampaian beliau. Walaupun di selingi guyonan guyonan bahasa jawa yang pastinya memang dimengerti warga sini karna notaben nya memang orang jawa. 

*pada Saat mauidhotul hasanah 

Kemudian lanjut ba'da zuhur di masjid belakang. Kali ini, vibes nya NU lebih kerasa. Sangat kerasa malah 💚 sepanjang gang aja dah banyak banget bendera NU berkibar. Dari jauh pun sudah terdengar suara lantunan  sholawat yang tidak asing ku dengar di kampus diiringi dengan hadroh ala pondok yang sama sama tak asing bagiku. Seneng bangett 💚💚 mengobati rinduku pada maulid yang biasa kami lantunkan di masjid kampus bersama UKM tercintaku, Permata Sholawat. Ademm banget, walau deket banget sama sound 😅 kudapati sebagian orang memakai peci Nahdatul Ulama. Semakin happy akuu. Merasaa gak sendiri ajaa. Ada juga anak anak dari pondok pesantren Haqqul Mukmin.
*pada saat mauidhotul hasanah 

 Lumayan capek sih ngikutin dua acara berturut turut seharian,, tapi happy banget. Dan kebahagaiaan tidak bisa di ukur dengan apapun 💚💚
Alhamdulillah 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kesabaran 🌾

  "Mba.. gimana bimbingannya tadi ? Udah ACC belum ?" Ujarku sore itu pada mba mba yg baru pulang ke kost setelah seharian habis bimbingan ke dosen pembimbing 2 nya. "Belum del, miss nya ga dateng tadi. Mungkin beliau lagi sibuk. Denger denger beliau mau ambil S3 di Australia" ujarnya pasrah.  "Astagfirullahalazim .. mba dari pagi loh dikampus. Kan udah janjian dari kemaren, bisa bisanya ga dateng 😾" ujarku kesal. I mean , masa iya ga bisa luangin waktu satu atau dua jam aja buat setidaknya menghargai janji pada mahasiswa yang udah nunggu lama. Bukan aku yg mengalami hal ini, tapi aku kesal na'uzubillah. Sekian kalinya dosen pembimbing mba ini ga menepati janjinya buat bimbingan di ruang dosen. Padahal udah berhari hari lalu janjian dan persiapan buat bimbingan hari itu. Ketika pada akhirnya bisa ketemu dan bimbingan, betapa banyak coretan "cinta" yang menyayat hati dan terpaksa harus melalui banyak sekali rombakan isi proposalnya. Kadan...

Cita-cita masa kecil

 "Kamu nanti kalau sudah besar cita citanya mau jadi apa ?" Tanya seorang guru kepada salah satu muridnya di kelas "Saya mau jadi orang sukses bu, biar bisa memberangkatkan kedua orang tua saya ke Mekkah" ujar seorang murid kelas 4 SD itu kepada gurunya. Jawaban anak ini notabennya berbeda dengan jawaban teman teman satu kelasnya. Belasan anak lainnya menjawab dengan menyebut salah satu profesi yang umumnya kita tau sebagai profesi yang sukses dan terhormat. Namun tidak dengan anak ini. Seolah, ia mau jadi apa saja di dunia ini asalkan ia bisa memberangkatkan kedua orang tuanya ke Mekkah.   Pada masa itu, hal itu masih terdengar biasa saja bagiku dan seisi kelas. Lain hal nya dengan saat ini. Mengingat kembali apa yang diucapkan oleh gadis kecil itu sebagai cita cita masa depannya rasanya begitu menyentuh hati. Apa yang ada di pikiran anak usia 10 tahun ini ? Dari mana ia mendapatkan inspirasi untuk bercita- cita seperti itu ? Tak terbayang rasanya. Anak di usia seg...

A chance

 " Haii.. apa kabar kalian ? Udah lama banget kita gak ketemu " Ucap segerombolan anak Sekolah Menengah Atas kepada gerombolan lainnya yang mereka kenal baik sebagai teman satu alumni SMP   Tiba tiba sore yg agak mendung itu menjadi ajang reuni dadakan bagi beberapa anak beda SMA yang dulunya satu SMP  itu di depan rumah salah satu guru mereka. Namun tidak bagi yang bukan satu alumni dengan kami. Mereka hanya memperhatikan euforia reuni yang terjadi secara spontan dan sangat sebentar. Tak hanya itu, pertemuan singkat dan mendadak itu rupanya menjadi ajang "pilah pilih" dan "lihat lihat" juga . Mana tau ada yang cukup menarik hati dari sekolah seberang. Setelah beberapa waktu berlalu, salah satu teman laki laki yg kemarin juga berada ditengah reuni super singkat itu membuka pembicaraan denganku melalui BBM. " hai adel, temenku ada yang mau kenalan sama kamu. Kemaren dia ngeliat kamu waktu ketemu di depan rumah bu yeni. Boleh gak aku kasih pin bbm kamu ...